SANG MANTAN SUDAH HAPPY LAGI !!

33

SAAT SANG MANTAN SUDAH HAPPY LAGI !!
ooowh DAMN !

Perjalanan cinta memang sulit diduga ke mana arah tujuannya. Sebentar bahagia, di lain waktu Anda dibuat tersedu-sedu olehnya. Apalagi ketika tahu bahwa mantan telah menemukan pengganti Anda, dan lebih parahnya wanita baru itu membuat sang mantan terlihat lebih bahagia dari sebelumnya. Ah crap ! (yes it’s okay, say it out loud ladies).

Minggu sore itu Anda memutuskan untuk berjalan-jalan keliling mal sembari mencari model tas berwarna merah yang sempat Anda lihat di sebuah website fashion beberapa hari yang lalu. Dengan ringan, Anda melenggangkan langkah sambil melayangkan pandangan lebih fokus di setiap etalase butik yang Anda lewati, siapa tahu model tas itu ada di dalam sana. Ritual minggu petang terasa begitu sempurna, mengitari mall sambil ber-window shopping, tak ketinggalan satu small scoop es krim cokelat menemani me time Anda kala itu. Namun, mendadak seluruh “sunday program” tersebut rusak, bagai landscape alam beberapa jam setelah bencana tsunami menghantam, porak poranda! Mendadak secara tidak sengaja, Anda melihat satu sosok pria yang sempat mencerahkan hari-hari Anda dahulu lewat menggandeng seorang wanita dan parahnya sosok tersebut tampak begitu menikmati waktu bersama si wanita, dia terlihat bahagia sekali! Yah benar, sang mantan tak lagi sendiri, padahal hubungan Anda dan dia baru berakhir tiga bulan yang lalu!

Tentu momen itu membuat Anda terkejut bukan main, kerongkongan bagai tercekat berpuluh-puluh biji rambutan di dalamnya, sebab apa yang terjadi berikutnya bagaikan sindrom serangan jantung dadakan, sesak napas, panas dingin, pikiran kalut tak bisa berkonsentrasi meski untuk mengalihkan pandangan barang sejenak, dan jika biasanya pasien serangan jantung langsung pingsan di tempat, kalau Anda justru kaku berdiri seperti habis disiram hujanan air keras tak terperih. Kehadiran Anda yang seorang diri semakin menyempurnakan kesengsaraan Anda kala itu, tak ada siapa-siapa yang dapat menolong bahkan untuk menggengam tangan untuk mencegah Anda pingsan. Pastinya saat itu Anda memilih agar benar-benar terserang stroke saja, biar kondisi itu hilang dan lewat tak berarti. Tiba-tiba Anda pun merasa bagai pecundang sejati, membuat Anda mual dan trauma. Yang paling menyedihkan adalah perasaan kalah yang merebak mulus pada selusur sel tubuh serta pikiran. Ah betapa malangnya Anda!

Apakah Anda pernah mengalami kejadian yang serupa? Jika ya! Tindakan apa yang Anda pilih kala berhadapan dengan situasi tidak mengenakan seperti itu ?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s