Kekasih, hatiku penuh diliputi bermacam rasa, bahagia, senang, sedih, sakit bercampur semua.
Rasa bahagia karena kebersamaan kita, bahagia akan cinta yang tumbuh diantara kita.
Rasa senang disaat jalan berdua denganmu, walaupun hanya sesaat dalam pelukanmu.
Rasa sedih karena harus membohongi suamiku, sedih karena mengkhianati janji perkawinanku.
Rasa sakit karena aku merasa kotor, sakit karena efek dari aneka rasa yang kurasakan bersamaan akhirnya membuatku sakit.

Kekasih, di saat bersamamu, disaat dunia serasa hanya milik kita berdua, disaat kita sedang mereguk nikmatnya asmara, kenikmatan andrenalin yang berpacu, kenikmatan surgawi dibumi, disaat itu tetap terlintas nyeri, terlintas takut akankah semua ini akan cepat berakhir, akankan suamiku ataupun istrimu memergoki, akankah terbongkar rahasia sesat kita ini, akankah, akankah, 100 lagi akankah… (lagi…)
Eddy Silitonga. Seperti waktu saya jatuh cinta dengan seseorang diawal usia remaja saya, eh dia nya ga punya perasaan yang sama. Reffott…..:-)








